A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/charl410/public_html/charles-honoris.com/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 675

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/charl410/public_html/charles-honoris.com/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 675

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/charl410/public_html/charles-honoris.com/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: core/MY_Controller.php

Line Number: 56

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/charl410/public_html/charles-honoris.com/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: core/MY_Controller.php

Line Number: 80

Charles Honoris-DKI Masuk 15 Kota dengan Inovasi Perencanaan Terbaik

DKI Masuk 15 Kota dengan Inovasi Perencanaan Terbaik

redpassion_large

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masuk dalam 15 besar kota yang memiliki inovasi perkotaan terbaik dalam ajang kompetisi The 3th Guangzhou International Award. Dalam kompetisi itu, Pemprov DKI diwakil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, kegiatan yang dilombakan yakni perencanaan partisipartif e-Musrenbang.

"Kami tampilkan perencanaan pembangunan yang parsitipatif, yakni e-Musrenbang," kata Tuty, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/12).

Tuty menjelaskan, ajang tersebut diikuti oleh 171 kota dari 59 negara. Pada ajang internasional ini ada sebanyak 301 inovasi yang dinilai.

"Hasilnya kami masuk 15 besar sejajar dengan kota-kota negara maju dan berkembang," ucapnya.

Kompetisi ini diadakan oleh Pemerintah Kota Guangzhou yang bekerja sama dengan United Cities and Local Goverment (UCLG) dan The World Assosiation of Mayor Metropolises. Kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan atas inovasi yang dilakukan kota-kota di dunia.

"Inovasi yang dimaksud yakni dalam meningkatkan sosial, berkelanjutan ekonomi, dan lingkungan di wilayahnya dalam rangka memajukan kesejahteraan dan kualitas hidup warganya," tandasnya.

Penghargaan yang diterima ini, melengkapi dua penghargaan Pangripta Nusantara 2016 dari Bappenas beberapa waktu lalu. Saat itu DKI dinobatkan sebagai provinsi dengan perencanaan pembangunan terbaik dan paling inovatif.

Sumber : beritajakarta.com

Video CH