Kasal dan Kasau Yang Baru Diharapkan Lebih Profesional

redpassion_large

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Agus Supriatna, pimpinan AL (Angkatan Laut) dan AU (Angkatan Udara) yang baru diharapkan dapat mendukung gagasan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bidang pertahanan. Kedua pimpinan tersebut juga harus menjaga profesionalitas TNI.

“Harapan kami dengan terciptanya penyegaran kepemimpinan di AL dan AU, TNI akan semakin profesional dalam menjaga kedaulatan wilayah laut dan udara Indonesia. Selain itu, keduanya juga harus dapat mendukung program-program Presiden. Secara khusus, program pembangunan poros maritim yang dicanangkan oleh Presiden,” kata Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Charles Honoris, Senin (5/1/15).

Charles Honoris menambahkan, Komisi I berencana mendukung penguatan alutsista TNI. Hal ini karena profesionalitas TNI harus didukung dengan peralatan dan persenjataan yang memadai.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Indroyono Susilo berharap Ade mengedepankan peranan TNI dalam penegakan hukum di laut. Sementara itu, Ade menyatakan kesiapannya meningkatkan keamanan laut. TNI AL, lanjutnya, tidak akan tinggal diam terhadap kapal yang melakukan pelanggaran wilayah dan eksploitasi kekayaan tanpa izin.

“Ada dua kondisi yang dilakukan AL dalam menegakkan hukum di laut. Pertama, bagaimana TNI AL mencegah masuknya kapal ilegal dan tidak melakukan pelanggaran wilayah. Kedua, mencegah mereka melakukan eksploitasi sumber daya laut Indonesia,” katanya.
Pada Jumat (2/1), Jokowi melantik Agus Supriatna sebagai Kasau. Sebenarnya, pelantikan Kasal dan Kasau dijadwalkan berlangsung bersamaan pada 31 Desember 2014. Namun, saat itu Agus masih bintang dua. Pengangkatannya ditunda untuk menghormati tradisi kepangkatan di jajaran TNI.

Agus diangkat terlebih dahulu menjadi Kepala Staf Umum TNI dan dilantik 2 Januari 2015 menjadi Kasau. Agus yang merupakan alumnus Akademi Angkatan. Agus berjanji untuk membangun pertahanan udara menjadi prioritas dan radar akan diperkuat.

“Sehingga kita bisa mengetahui pesawat yang melintas di wilayah udara. Jadi radar ini sangat membantu. Pesawat lain tidak bisa masuk begitu saja ke wilayah kalau kita memiliki radar,” kata Agus kepada wartawan usai dilantik.

Sumber Beritasatu.com