Tatap Muka dan Serap Aspirasi Bersama Struktural Partai PDI Perjuangan

redpassion_large

Dalam rangka masa reses pertama, anggota DPR RI Charles Honoris menyelenggarakan acara Tatap Muka dan Serap Aspirasi bersama struktural partai DPC dan PAC PDI Perjuangan se-Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Acara ini diselenggarakan di aula pertemuan DPC PDI Perjuangan Jakarta Barat, Minggu (14/12/2014) dan Jakarta Utara, Kamis (11/12/2014) dan dihadiri oleh para pengurus partai ditingkatan cabang dan anak cabang,.

Dalam sambutannya bapak Charles Honoris menyampaikan terima kasih atas kerja keras para pengurus partai yang telah bergotong royong memenangkan Pileg dan Pilpres 2014. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi rakyat dan mengajak para pengurus partai untuk memperkuat konsolidasi ditingkat DPC (Dewan Perwakilan Cabang) dan PAC (Pengurus Anak Cabang) untuk turut mengawal pemerintahan Jokowi-JK dengan cara berjuang bersama masyarakat dan terlibat aktif dalam setiap persoalan yang ada di masyarakat.

Sebagai partai pemerintah justru tugas kita semakin berat, karena kita mempunyai tanggung jawab untuk menjadikan partai ini sebagai alat perjuangan bersama menuju cita-cita Trisakti Bung Karno.

Pertanyaan mengenai kenaikan harga BBM menjadi topik yang hangat dibicarakan dalam acara ini, para pengurus partai merasa perlu ikut menjelaskan kepada masyarakat terkait kebijakan kenaikan harga BBM. Saat ini masyarakat masih belum mengerti alasan dinaikkannya harga BBM. Bapak Charles Honoris pun menjelaskan dengan gamblang terkait alokasi subsidi BBM yang kedepan akan dipergunakan untuk pembangunan fasilitas umum seperti kesehatan, pendidikan dan peningkatan kesejahteraan diseluruh wilayah Indonesia. 

Dalam kesempatan yang sama bapak Cahrles Honoris juga menyampaikan permohonan maaf bahwa dirinya belum bisa bekerja secara maksimal di Senayan karena dinamika politik yang ada di dalam DPR namun untuk menjawab semua aspirasi mengenai persoalan yang ada dimasyarakat saat ini Charles Honoris menyarankan agar perihal tersebut dapat dibuat secara tertulis kemudian dapat diserahkan ke rumah aspirasi yang bernama Rumah Konstituen Charles Honoris agar dapat segera diperjuangkan penyelesaiannya. (RK)

Video CH