Indonesia Harus Dorong Terciptanya ASEAN yang Kondusif

redpassion_large

Prestasi Indonesia dalam perkumpulan APEC harus diimbangi dengan prestasi di Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.

Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris mengatakan, pembahasan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 harus dibahas dengan memasukkan agenda salah satunya rencana pembangunan poros maritim Indonesia.

"Dalam pertemuan APEC kemarin, Presiden Joko Widodo sangat serius menyambungkan gagasan tol laut Indonesia dengan jalur sutra Tiongkok," kata Charles dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu malam (12/11).

Menurutnya, jalur sutra laut secara otomatis akan meramaikan wilayah perdagangan Indonesia. Karena itu, pemerintah harus juga menyiapkan diri secara politik, infrastruktur, ataupun kesiapan masyarakat.

Charles menjelaskan, Presiden Jokowi harus mencermati situasi memanas yang terjadi di laut Tiongkok Selatan karena sedikit banyak dapat menghambat gagasan poros maritim.

"Indonesia sendiri punya kepentingan agar rencana pembangunan tol laut yang didukung dua puluhan pelabuhan sebagai hub feeder dapat berjalan maksimal. Salah satunya di Bitung yang nantinya akan menjadi pintu ke Asia Timur," beber Charles Honoris anggota Komisi I DPR itu.

Untuk mendukung rencana tersebut, lanjutnya, Indonesia harus ikut aktif mendorong terciptanya kawasan Asean yang kondusif. Agar implementasi code of conduct harus bisa segera terealisasi.

Menurut Charles Honoris, hal ini merupakan kesempatan emas bagi pemerintahan Jokowi untuk unjuk gigi dan menancapkan pengaruhnya di Asean dalam agenda pembahasan konflik laut Tiongkok Selatan. 

"Indonesia harus memposisikan diri menjadi negara yang sangat berkepentingan atas terciptanya kawasan yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara-negara Asean dengan tanpa terjebak masuk dalam konflik atau persaingan antara kubu Tiongkok dan Amerika," jelas Charles.

"Presiden Jokowi saya yakin punya kemampuan untuk berdiplomasi memperjuangkan kepentingan dalam negeri tersebut," demikian Charles.

Sumber RMOL

Video CH